PSDIM Unsrat Gelar Workshop Persiapan Asesmen Lapangan Akreditasi LAMEMBA

Manado,Sulutnews.com – Sebagai bagian dari rangkaian persiapan kegiatan asesmen lapangan (AL) Lembaga Akreditasi Mandiri Ekonomi Manajemen Bisnis dan Akuntansi (LAMEMBA) Program Studi Doktor Ilmu Manajemen (PSDIM), Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Samratulangi (FEB-Unsrat), menggelar workshop persiapan akreditasi.
Kegiatan ini berlangsung di Ruang pertemuan Lt.5 Gedung F2 FEB Unsrat, pada hari Rabu dan Kamis, 2-3 Juni 2025 yang dihadiri Dekan Dr.Victor P.K. Lengkong, SE., Msi., CWM, Koordinator Program Studi (Koorprodi) Dr. Ivonne S.Saerang, SE., MM., CWM, Unit Penjaminan Mutu Fakultas beserta tim, dosen dan tenaga kependidikan.

Dekan FEB menyambut baik kegiatan ini dan mengharapkan hasil yang terbaik dari seluruh persiapan yang dilakukan oleh seluruh TIM selama beberapa bulan terakhir. Selepas dibuka, acara dilanjutkan dengan pemaparan dan diskusi.
Hadir sebagai Narasumber workshop Dr. Agus S. Soegoto, SE., MSi yang bertujuan untuk mempersiapkan seluruh elemen program studi menghadapi perubahan signifikan dalam instrumen akreditasi terbaru yang sudah diberlakukan. Mengawali Pemaparan, Agus Soegoto sebagai Narasumber menyampaikan terimakasih dan Apresiasi Kepada Dekan FEB yang selalu hadir dalam Workshop, “Tim Asesor yang akan hadir nanti akan sangat menghargai dukungan dari Pimpinan saat assesmen lapangan” ucapnya.

Workshop ini tidak hanya membahas perubahan format penilaian akreditasi, tetapi juga aspek-aspek penting yang harus dipenuhi setiap program studi. Beberapa poin strategis yang dibahas mencakup transformasi pendekatan akreditasi dari kuantitatif menjadi kualitatif, serta pentingnya program studi menyusun laporan evaluasi diri (LED) dengan data dukung yang kuat. Transformasi akreditasi ini memberikan peluang besar bagi program studi, untuk meraih predikat unggul.
Dalam sesi diskusi, peserta aktif mengajukan pertanyaan terkait implementasi kriteria baru ini. Salah satu hal yang dibahas adalah prosedur pelaksanaan akreditasi unggul yang mencakup tahapan seperti pembimbingan penyusunan LED, asesmen kecukupan (AK), hingga asesmen lapangan (AL).
Workshop ini menekankan pentingnya kolaborasi antar pihak dalam menyusun strategi jangka panjang, khususnya untuk mencapai visi unggul program studi yang sejalan dengan standar nasional dan internasional. Dengan pendampingan dari asesor yang kompeten, diharapkan PSDIM mampu memaksimalkan hasil dari proses akreditasi dan dapat mempertahankan akreditasi unggul.
(Ditulis: Merson Simbolon, Sulutnews.com)

